Semua Mimpi Madrid Hancur Hanya dalam Enam Hari No ratings yet.

By | March 6, 2019

Real Madrid tersisih dari Liga Champions sesudah dipermalukan Ajax Amsterdam dengan score telak 1-4 pada leg ke-2 16 besar, Rabu (6/3) pagi hari WIB. Madrid menang 2-1 pada leg pertama di markas Ajax, tetapi score itu tidak cukuplah, mereka mesti tersisih dengan agregat 3-5. Laga berjalan jelek buat Madrid semenjak menit awal.

Los Blancos semestinya tampil mendesak, tetapi malah Ajax yang bermain lebih bebas walau berstatus menjadi team tandang. Ajax bermain agresif semenjak menit awal, nampaknya mereka bermain tiada beban serta cuma ingin memberi yang terunggul. Keadaan itu malah membuat beberapa pemain Ajax dapat bermain terlepas, terutamanya Dusan Tadic yang sangat moncer pada pertandingan itu. Perform Madrid musim ini memang tidak konstan, serta mereka mesti membayar mahal kekeliruan itu.

Sesudah tersisih dari Copa del Rey, sekarang mereka mesti mengatakan selamat tinggal dari Liga Champions. Cuma dalam jarak enam hari saja, Madrid telah tersisih dari Copa del Rey serta Liga Champions – pertandingan yang mereka dominasi dalam tiga tahun paling akhir – serta harapan mereka di La Liga memulai luntur: ketinggalan 12 point dari Barcelona. Santiago Bernabeu tak akan angker. Dengan kekalahan ini, Madrid menuliskan empat kekalahan berturut-turut di Bernabeu. Persisnya kalah dari Girona, dihajar Barcelona 2x, lantas Ajax.

Akhir kali Madrid menelan empat kekalahan berturut-turut di kandang berlangsung pada 2004 lantas, yang menunjukkan jika musim ini berjalan demikian jelek buat Madrid.Perform Ajax pada laga itu jelas akan mereka kenang menjadi salah satunya perform terunggul mereka dalam riwayat pertandingan Eropa. Ajax pantas bangga. Mereka bermain dengan keyakinan diri tinggi serta keberanian yang tinggi. Bahkan juga saat Madrid seringkali meneror, Ajax tidak gentar serta malah membenamkan Madrid dengan gol-gol mereka. Sang juara Eropa kehilangan tajinya di Liga Champions. Madrid menelan dua kekalahan di pertandingan kandang paling akhir Liga Champions dengan margin tiga gol. Yaitu kalah 0-3 dari CSKA Moscow, serta kalah 1-4 dari Ajax. Awal mulanya Madrid, tidak pernah kalah dengan margin sebesar itu waktu bermain di kandang pada arena Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *